OUTING CLASS SD NEGERI KALIMENUR
SD Negeri Kalimenur Sentolo-Outing class merupakan salah satu kegiatan pembelajaran yang guru terapkan ke para siswa. Mungkin anda tidak asing mendengar istilah outing class apalagi jika anda dekat dengan dunia pendidikan. Melalui kegiatan ini, peserta didik mampu memahami pembelajaran yang tak hanya berlandaskan pada teori saja, namun berdasarkan pembuktian secara langsung di lapangan. Hal ini membuat peserta didik dapat memahami materi dengan cepat dengan pendekatan yang ada di alam serta melihat realita yang sesungguhnya. Dengan adanya kegiatan pembelajaran di luar kelas ini, siswa akan mendapatkan pengalaman baru sekaligus mendapatkan pengetahuan baru. Selain itu, motivasi siswa untuk belajar juga semakin meningkat karena bisa melakukan pembelajaran sambil bermain dan melakukan aktivitas fisik.
Melalui kegiatan ini, siswa bisa berpetualang, mengamati sebuah objek serta mempelajarinya hingga mempraktekkan suatu kegiatan tertentu. Demikian juga dengan SD Negeri Kalimenur Sentolo, kegiatan outing class ini sudah menjadi kegiatan rutin sekolah setiap tahunnya. Tidak semua guru dan siswa mengikuti kegiatan ini. Kegiatan ini diikuti oleh semua siswa kelas 4 dan 5 yang berjumlah 27 dengan pendamping wali kelas masing-masing dibantu bapak dan ibu guru yang bertugas. Mereka meninggalkan lokasi sekolah sekitar pukul 07.30 WIB. Adapun tempat kunjungan pada tahun ini adalah:
- Jogya Agro Techno Park (JATP), merupakan komplek terpadu yang dibangun sebagai sarana media edukasi pertanian pada masyarakat. JATP adalah kawasan dengan fasilitas Agribisnis dan Agrotorism. JATP mulai dibangun oleh PEMDA DIY pada tahun 2018, yang berlokasi di Desa Wijilan, Kecamatan Nanggulan, Kabupaten Kulon Progo. Fasilitas yang dimiliki JATP antara lain; kantor UPTD dan kantor inkubator, gedung pelatihan dan gedung asrama, gudang produksi, lantai jemur, gudang alsintan, kolam rekreasi, green house, taman biofarmaka, restoran, dan kolam ikan, zona edukasi bercocok tanam, taman durian menoreh, zona kandang dan kolam ikan, dan landscape.
- Makam Girigondo, dikenal juga sebagai Astana Girigondo atau Pasarean Girigondo adalah komplek pemakaman Adipati Pakualam beserta para kerabatnya. Lokasi Komplek Makan Girigondo berada di sebuah bukit di Dusun Girigondo, Desa Kaligintung, Kapanewon Temon, Kabupaten Kulon Progo, Daerah Istimewa Yogyakarta. Jarak makan Girigondo dari Kota Wates sekitar 10 kilometer. Pada Komplek Makam Girigondo terdapat makan dari KGPAA Paku Alam V sampai dengan KGPAA Paku Alam IX beserta para kerabat. Ternyata alasan pemilihan makam di Kulon Progo tidak lepas dari asal usul KGPAA Paku Alam V. Beliau merupakan putra KGPAA Paku Alam II dari Garwa Ampeyan bernama Raden Ayu Resminingdiah yang berasal dari daerah Trayu, Kulon Progo. Seperti layaknya makan wali dan raja, dipilihlah lokasi komplek pemakaman terletak di tempat yang tinggi atau di puncak bukit. Hal ini karena pandangan semakin tinggi status yang disandang, maka nantinya akan semakin tinggi pula letak makamnya. Pertama kali Komplek Makam Girigondo digunakan sebagai makan KGPAA Paku Alam V, yaitu pada bulan September 1900. Selanjutnya pada makam ini juga terdapat makan KGPAA Paku Alam VI, KGPAA Paku Alam VII, KGPAA Paku Alam VIII, KGPAA Paku Alam IX, dan para kerabatnya. Komplek Makam Girigondo juga sudah ditetapkan sebagai cagar budaya melalui Keputusan Menteri Kebudayaan dan Pariwisata Republik Indonesia Nomor PM.89/007/MKP/2011.
- Kolam Renang Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) Wates, merupakan kolam renang bertaraf Internasioanal yang dibangun oleh UNY. Kolam renang ini diresmikan oleh Roy Suryo selaku Menteri Pemuda dan Keolahragaan RI, pada tanggal 22 Maret 2014. Kolam renang UNY ini menggunakan teknologi terbarukan dalam pengoperasiannya, yaitu menggunakan teknologi lonizer dalam pengolahan airnya. Dengan teknologi ini, diyakini dapat menekan penggunaan bahan kimia, sehingga air yang dihasilkan lebih jernih dan aman digunakan.
Outing class ini dapat terlaksana dengan baik berkat kerja sama dan komunikasi yang baik antara siswa, orang tua siswa dan pihak sekolah. Siswa yang rajin menabung yang didukung oleh orang tua yang memfasilitasi, serta wali kelas yang selalu mengingatkan akan pentingnya menabung. Salah satu pentingnya menabung adalah untuk kegiatan outing class ini. Siswa tidak dibebani dengan harus membayar iuran, namun dapat menggunakan uang tabungannya untuk biaya transportasi dan makan. Siswa terlihat sangat antusias mengikuti kegiatan ini. Hal ini terlihat tidak adanya siswa yang absen dalam kegiatan ini. Harapan kami, kegiatan seperti ini akan menjadi agenda rutin tahunan bagi siswa, sehingga dapat menambah pengetahuan dan pengalaman para siswa. Alhamdulilah rombongan peserta outing class tiba kembali di sekolah dengan selamat sekitar pukul 14.45 WIB.
= Admin =

3 Responses
Keren. Semoga melalui kegiatan Outing class ini…..
semakin menguatkan karakter P5 nya peserta didik
Keren…. Top pokoknya…..
Semoga melalui kegiatan Outing class ini dapat menambah wawasan dan dapat
menjadi media ataupun sarana penguatan karakter P5 dari peserta didik….
Terima kasih